Bawa Lima Anak Orang, Perempuan Diduga Gangguan Jiwa Diamankan Polisi di Banjarbaru

SOEARAKALSEL.COM, BANJARBARU – Seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa diamankan personel Polsek Banjarbaru Utara setelah membawa lima anak di kawasan Karang Anyar, Banjarbaru.

Peristiwa tersebut terjadi saat waktu magrib dan sempat membuat para orang tua panik. Beruntung, kelima anak yang sempat dibawa perempuan tersebut berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada keluarganya dalam kondisi selamat.

Salah seorang ibu dari anak yang dibawa, Devi Farah, mengungkapkan kedua anaknya saat kejadian berada di rumah nenek. Devi diketahui sedang menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan.

Kedua anak Devi kemudian bermain bersama sepupunya di sebuah ruko yang berada di depan kompleks. Saat bermain, mereka bertemu dengan perempuan tersebut.

"Dua anak saya dan anak sepupu sedang bermain. Tiba-tiba ketemu perempuan itu, lalu anak-anak dibawanya pergi. Saya benar-benar lemas saat tahu anak saya hilang," ungkap Devi.

Respons cepat polisi bersama warga sekitar membuat keberadaan anak-anak segera diketahui. Perempuan tersebut bersama anak-anak kemudian diamankan ke Mapolsek Banjarbaru Utara untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono membenarkan adanya pengamanan tersebut. Menurutnya, polisi langsung melakukan penanganan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan keselamatan anak-anak.

"Alhamdulillah sudah berhasil kita atur dan tangani. Solusinya, yang bersangkutan langsung kita serahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) agar nantinya bisa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum," terang AKP Yuwono.

Disiapkan untuk Rujukan

Berdasarkan pemeriksaan awal, perempuan tersebut diduga mengalami masalah kejiwaan. Polisi juga menyebut tidak menemukan adanya motif berbahaya lain secara langsung dalam kejadian tersebut.

Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi yang bersangkutan, termasuk kemungkinan dirujuk ke RSJ Sambang Lihum.

Sementara itu, kelima anak telah kembali bersama keluarganya dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak ketika bermain di luar rumah.(ang)

Lebih baru Lebih lama