OTW Aksel Jelajah Tabalong, Kenalkan Paliat hingga Kacang Sate sebagai Kuliner Khas Banua


TABALONG, SOEARAKALSEL.COM — Program OTW Aksel dari Bank Kalsel kembali mengajak masyarakat mengenal potensi daerah melalui perjalanan wisata dan kuliner. Kali ini, Kabupaten Tabalong menjadi tujuan eksplorasi, dengan menyambangi sejumlah kuliner khas yang menjadi bagian dari kekayaan UMKM lokal.

Perjalanan OTW Aksel tidak hanya menyuguhkan destinasi wisata alam Tabalong, tetapi juga mengangkat kuliner tradisional yang masih dipertahankan masyarakat setempat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Paliat, hidangan khas Tabalong yang dikenal memiliki kuah santan kental dengan perpaduan rempah yang kuat.

Tim OTW Aksel menyambangi Warung Makan Paliat Mahaji untuk mencicipi langsung kuliner tersebut. Dalam kunjungan itu, tiga porsi Paliat berbahan ikan baung dan patin dipesan dengan total transaksi Rp99 ribu.

Menariknya, pembayaran dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS, sehingga transaksi berlangsung praktis tanpa perlu menggunakan uang tunai.

Bagi masyarakat Tabalong, Paliat bukan sekadar makanan. Hidangan tersebut juga kerap disajikan dalam berbagai momentum kebersamaan, mulai dari acara keluarga hingga kegiatan adat.

Eksplorasi kuliner kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi tempat produksi Kacang Sate milik Acil Jarukan Tarap.

Di lokasi tersebut, tim OTW Aksel melihat langsung proses pembuatan camilan khas tersebut. Produksinya masih mengandalkan ketelitian dan pengalaman yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel memperkenalkan potensi UMKM daerah sekaligus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan transaksi digital.

Melalui OTW Aksel, Bank Kalsel ingin menunjukkan bahwa kekayaan daerah tidak hanya terletak pada destinasi wisata, tetapi juga pada produk kuliner dan usaha masyarakat yang memiliki potensi untuk berkembang lebih luas.

Penggunaan QRIS dalam transaksi kuliner juga menjadi contoh bagaimana digitalisasi dapat memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM maupun konsumen.

Bank Kalsel berharap semakin banyak produk lokal Banua yang dikenal masyarakat luas dan mampu berkembang hingga ke tingkat nasional.

Selain menjadi sarana promosi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM agar terus mengembangkan usaha dan menjaga keberadaan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas daerah.

(rls)

Lebih baru Lebih lama