Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Pasar Wadai Ramadan 2026

(MC Kalsel)

SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan Kota Banjarmasin Tahun 2026. Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Pasar Wadai Ramadan 2026 yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriadi, mengatakan rapat ini merupakan pertemuan kedua yang membahas secara lebih mendalam persiapan teknis pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026.

“Hari ini kita bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, IU, serta peserta rapat lainnya melaksanakan rapat kedua untuk mematangkan persiapan Pasar Wadai Ramadan tahun 2026,” ujar Iwan Fitriadi.

Dari hasil rapat, disepakati bahwa lokasi pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026 direncanakan tetap sama seperti tahun sebelumnya. Selain itu, kolaborasi antara Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel akan terus dimatangkan melalui rapat lanjutan.

“Pelaksanaan lokasi masih direncanakan seperti tahun sebelumnya. Kolaborasi antara Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel juga akan kita matangkan lagi, termasuk pembagian pengelolaan stan,” jelasnya.

Dalam pembahasan sementara, jumlah stan yang direncanakan mencapai 200 stan dengan pembagian pengelolaan antara Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel.

“Tadi sempat dibahas ada sekitar 200 stan, dengan kemungkinan 100 stan dikelola oleh Kota Banjarmasin dan 100 stan lainnya oleh Pemerintah Provinsi. Hal ini masih akan kita dalami lebih lanjut,” tambahnya.

Rapat juga membahas kemungkinan kembali dilaksanakannya kegiatan pendukung, seperti buka puasa bersama secara bergiliran di lokasi Pasar Wadai, sebagaimana tahun sebelumnya.

“Apakah nanti masih ada kegiatan seperti buka puasa bersama secara bergiliran di lokasi, itu juga masih kita matangkan. Setelah semua mendekati final, baru akan kita sampaikan kepada Bapak Gubernur,” kata Iwan.

Sampai rapat kedua ini, belum ada perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya, termasuk kolaborasi dengan kegiatan Halal Fair yang kembali direncanakan.

Namun demikian, Pemkot Banjarmasin menginformasikan rencana meningkatkan konsep Pasar Wadai menjadi festival atau pameran berskala lebih besar.

“Pemko Banjarmasin menginformasikan bahwa tahun ini konsepnya akan ditingkatkan menjadi festival atau Ramadan Fair, bahkan diarahkan menjadi semacam Expo Ramadan. Kuliner tetap menjadi utama, tetapi akan ditambah dengan stan-stan penunjang kegiatan expo agar lebih meriah dan naik kelas,” jelasnya.

Iwan menambahkan bahwa masukan dari peserta rapat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan konsep Pasar Wadai Ramadan 2026 agar dapat memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang lebih besar.

“Rapat ini memang kita manfaatkan untuk menjaring masukan sebanyak-banyaknya dari peserta. Harapannya, Pasar Wadai Ramadan 2026 bisa lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya. (Ang/MC Kalsel)

Lebih baru Lebih lama