SOEARAKALSEL.COM, AMUNTAI — Bank Kalsel menggelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV Tahun 2025 di Pendopo Bupati Hulu Sungai Utara, Amuntai, sebagai forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus menyelaraskan langkah organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Kegiatan ini dihadiri jajaran direksi, kepala divisi, serta pimpinan cabang Bank Kalsel. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa perusahaan sepanjang 2025, sekaligus memperkuat konsolidasi internal.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa kinerja konsolidasi perseroan tetap solid meski dihadapkan pada dinamika ekonomi global dan nasional.
Berdasarkan laporan keuangan, total aset Bank Kalsel mencapai Rp28,59 triliun atau tumbuh 7,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat Rp423,10 miliar, meningkat 11,01 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Dari sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) berhasil mencapai Rp21,77 triliun atau tumbuh 9,69 persen. Sementara penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp14,15 triliun, mengalami kontraksi tipis 3,29 persen YoY.
Meski demikian, rasio permodalan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 32,77 persen. Kualitas aset juga terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) Gross 3,54 persen dan NPL Nett 1,11 persen, masih berada dalam batas aman sesuai ketentuan regulator.
Dalam rangkaian PRM, turut digelar sesi berbagi (sharing session) bersama Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian H.K., yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta kewaspadaan terhadap berbagai risiko operasional maupun tata kelola.
Fachrudin menegaskan, PRM bukan sekadar evaluasi angka kinerja, tetapi juga forum konsolidasi untuk memastikan seluruh unit kerja tetap adaptif, inovatif, dan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan.
“Momentum ini memperkuat sinergi dan konsistensi seluruh insan Bank Kalsel. Dengan fondasi yang kuat, kami optimistis memasuki tahun 2026 dengan langkah yang lebih mantap,” ujarnya.
Melalui forum ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kinerja bisnis, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah sebagai bank pembangunan daerah kebanggaan Kalimantan Selatan. (Ang)
Tags
Ekonomi & Bisnis