Rotasi Pejabat Pemprov Kalsel, Gubernur Muhidin Lantik 6 Pejabat Strategis


SOEAEAKALSEL.COM, BANJARMASIN – Suasana khidmat menyelimuti Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (11/3/2026). Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, secara resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi di lingkup Pemprov Kalsel, ditandai dengan rotasi sejumlah pejabat senior serta promosi beberapa pejabat yang kini dipercaya menempati posisi strategis.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Beberapa jabatan penting kini diisi oleh pejabat baru. Berikut nama-nama yang diambil sumpah jabatannya:

1. Galuh Tantri Narindra dilantik sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.


2. Rahmaddin dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Kalsel.


3. Dewi Pujiarti mendapat promosi sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kalsel.


4. Abdurrahim dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian Kalsel.


5. Miftahul Chair kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, sebelumnya Asisten I Setdaprov Kalsel.


6. Rusma Hazairin dipercaya sebagai Staf Ahli, setelah sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel.



Pesan Gubernur

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan.

“Dalam sebuah pelantikan pasti ada yang merasa senang, dan mungkin ada juga yang kurang senang. Itu hal yang wajar. Namanya kehidupan, arahnya memang selalu berubah,” ujar Muhidin.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak larut dalam euforia maupun kekecewaan, melainkan fokus menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Evaluasi Kinerja

Muhidin juga menegaskan bahwa setiap jabatan akan terus dievaluasi secara berkala. Ia menyebut evaluasi kinerja akan dilakukan setiap enam bulan.

“Sabar saja dalam menjalankan tugas. Jalani amanah yang ada sekarang dengan sebaik-baiknya. Kalau ke depan ada perubahan lagi, itu soal waktu. Yang penting sekarang bekerja nyata untuk rakyat,” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap dapat menghadirkan energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan program-program strategis daerah pada tahun 2026. (aang)
Lebih baru Lebih lama