Abah Guru Sugi Soroti Anggaran Fantastis Pemkab Tanah Bumbu, Minta Aparat Turun Tangan

SOEARAKALSEL.COM, BATOLA – Kritik tajam kembali dilontarkan tokoh masyarakat H. Sugiannor yang dikenal sebagai Abah Guru Sugi. Ia menyoroti sejumlah kegiatan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah, Minggu (26/4/2026).

Melansir dari Kalimantan24, sorotan utama Abah Sugi tertuju pada anggaran sewa mobil yang disebut-sebut hampir mencapai Rp26 miliar. Selain itu, ia juga mengkritisi besarnya anggaran makan dan minum kegiatan yang mencapai sekitar Rp17 miliar.

“Masa menyewa mobil nilainya fantastis begitu. Kenapa tidak dibeli saja? Itu bisa jadi aset atau inventaris daerah. Kalau sewa, yang untung siapa? Bukan daerah, tapi pengusaha,” tegasnya.

Ia mempertanyakan logika penggunaan anggaran tersebut, terutama jika dibandingkan dengan manfaat jangka panjang apabila pengadaan dilakukan melalui pembelian.

Tak hanya itu, Abah Sugi juga menyinggung anggaran konsumsi yang dinilai tidak wajar. Dengan nada satire, ia menyentil penggunaan dana tersebut.

“Makan apa dan minumnya apa sampai Rp17 miliar? Wah bisa-bisa tiap hari makan kambing guling, minumnya impor dari Singapura,” ujarnya berseloroh.

Selain persoalan anggaran, ia turut menyoroti pola kerja Bupati Tanah Bumbu yang disebut jarang berada di kantor dan lebih sering berada di Banjarbaru, bahkan kerap menggelar rapat bersama SKPD di hotel.

“Ini kan tidak bagus. Dana dari pajak masyarakat seharusnya digunakan seefektif mungkin, bukan dihambur-hamburkan untuk hal yang tidak jelas manfaatnya,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Abah Guru Sugi pun mendesak aparat penegak hukum, baik dari kejaksaan maupun kepolisian, untuk segera melakukan penelusuran.

“Saya minta ini segera ditelisik. Jangan didiamkan. Ini sudah menyangkut keuangan daerah dan uang rakyat,” pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama