SOEARAKALSEL.COM, BALANGAN – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor guna membahas langkah strategis dan optimalisasi penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah tersebut. Rapat ini dilangsungkan di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Balangan, Senin (18/5/2026).
Fokus utama dari pertemuan lintas sektor ini adalah menggodok wacana pembangunan pusat rehabilitasi khusus ODGJ di Kabupaten Balangan. Fasilitas ini dinilai krusial sebagai solusi jangka panjang untuk memberikan perawatan medis, psikologis, dan sosial yang terpadu bagi pasien.
Dalam keterangannya, Saiful Arif menyoroti bahwa penanganan ODGJ tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan aktif dari berbagai pihak terkait, seperti dinas kesehatan, dinas sosial, hingga aparat penegak hukum.
"Penanganan ODGJ harus dilakukan secara komprehensif dan manusiawi. Wacana pembangunan pusat rehabilitasi khusus ini merupakan langkah konkret agar mereka mendapatkan perawatan yang layak, terpusat, dan tidak lagi telantar," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan pusat rehabilitasi di daerah akan sangat mempermudah rentang kendali pelayanan, sehingga keluarga pasien tidak perlu lagi merujuk kerabatnya ke fasilitas kesehatan jiwa di luar daerah yang memakan biaya dan waktu.
Melalui rapat koordinasi lintas sektor ini, Saiful Arif berharap seluruh pemangku kepentingan dapat segera menyamakan persepsi, menyusun kajian teknis, dan mengalokasikan anggaran yang diperlukan agar wacana pembangunan pusat rehabilitasi khusus ODGJ tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Tags
Balangan