SOEARAKALSEL.COM, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program pemetaan potensi diri bagi 4.184 siswa jenjang SMP sederajat.
Kegiatan
psikotes massal yang ditujukan untuk pelajar kelas VIII dan IX se-Kabupaten HSS
ini menggandeng PT Indo Pratama Konsultan asal Banjarmasin sebagai tim penguji
profesional.
Langkah
inovatif yang diinisiasi Bupati HSS Syafrudin Noor tersebut bertujuan
mendeteksi bakat bawaan serta kecerdasan siswa guna merancang masa depan
pendidikan mereka agar lebih terarah.
Bupati
HSS, Syafrudin Noor, menyebutkan bahwa pemetaan psikologi ini penting agar
bakat terpendam anak bisa teridentifikasi sejak bangku sekolah menengah.
"Lewat
pemeriksaan psikologi ini kita ingin membaca kecenderungan bakat, karakter, dan
tingkat kecerdasan anak lebih awal," ujar Syafrudin Noor.
Ia
menekankan peran aktif para pendidik dan orang tua murid sangat menentukan
dalam mengawal hasil asesmen agar pembimbingan di sekolah maupun rumah berjalan
selaras.
"Tugas
guru dan orang tua selanjutnya adalah memfasilitasi serta memoles potensi anak
tersebut supaya berkembang maksimal," tambahnya.
Respons
positif datang dari para peserta, salah satunya Mutia Rizkiani, siswi kelas IX
asal Kecamatan Telaga Langsat, yang mengaku tertantang menjawab ragam soal
psikotes.
"Soalnya
seru dan dekat dengan keseharian kita seperti interaksi sosial. Tes ini bikin
saya makin mantap mengejar cita-cita jadi dokter," tutur Mutia.
Selain
pemetaan minat, Pemkab HSS juga berencana mendirikan sekolah kejuruan sektor
agrobisnis guna menyerap potensi SDM muda di bidang pertanian daerah.
