SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN — Bank Kalsel terus memperluas upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan menyasar lembaga pendidikan berbasis pesantren. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen membangun kesadaran pengelolaan keuangan sejak dini di kalangan generasi muda.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Jumat, Bank Kalsel berkolaborasi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiyah Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (8/1) tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Normal Islam Putra (NIPA) Rasyidiah Khalidiyah Amuntai H. Alfianor, Ketua STIQ H. Abd Hasib Salim, para guru, serta 140 santri dan santriwati.
Acara berlangsung interaktif dengan penyampaian materi seputar literasi keuangan, pentingnya menabung sejak usia sekolah, serta diskusi dan tanya jawab yang mendorong partisipasi aktif para santri dalam memahami pengelolaan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, mengapresiasi komitmen Bank Kalsel yang secara konsisten menghadirkan edukasi keuangan langsung ke lingkungan pesantren.
“Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan bertanggung jawab. Bank Kalsel menunjukkan peran nyata, tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga peduli terhadap edukasi masyarakat, khususnya di pesantren,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pesantren memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran finansial generasi penerus daerah.
“Santri dan santriwati perlu dibekali pemahaman keuangan sejak dini agar mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami pentingnya menabung, serta memanfaatkan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bank Kalsel juga memfasilitasi pembukaan rekening Tabungan Simpel iB bagi 140 santri dan santriwati MAS NIPA Rasyidiah Khalidiyah Amuntai. Penyerahan rekening dilakukan secara simbolis sebagai upaya menumbuhkan budaya menabung sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel berharap literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar pesantren semakin meningkat sehingga mampu membentuk generasi yang cakap finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (Ang)
Tags
Ekonomi & Bisnis