Gubernur Muhidin Tekankan Kecepatan Pelayanan Publik dan Sinergi SKPD


SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan pentingnya percepatan pelayanan publik dan penguatan sinergi antarorganisasi perangkat daerah (SKPD) dalam Rapat Koordinasi Lingkup SKPD Pemprov Kalsel yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Dalam rakor tersebut, Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran SKPD atas berbagai capaian yang berhasil diraih Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sepanjang 2026. Menurutnya, penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh SKPD atas dua penghargaan yang berhasil diraih tahun ini. Capaian tersebut merupakan hasil dari kinerja, kekompakan, dan kerja keras seluruh jajaran,” ujar Muhidin.

Dalam sebulan terakhir, Pemprov Kalsel meraih Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Status Kinerja Tertinggi serta penghargaan atas keberhasilan menurunkan angka stunting dan kemiskinan dari Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, Pemprov Kalsel juga dinobatkan sebagai pemerintah daerah terbaik di Regional Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan di Balikpapan.

Muhidin menilai terdapat dua faktor utama yang menjadi indikator keberhasilan daerah dalam berbagai ajang penghargaan, yakni kecepatan pelayanan publik dan kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kepada seluruh SKPD, saya mengingatkan agar proses administrasi yang berkaitan dengan kebijakan prioritas dan kepentingan masyarakat dapat dipercepat. Jangan ada lagi proses yang terlalu lama karena pelayanan publik harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain pelayanan publik, Muhidin juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi antarlembaga demi mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi daerah melalui pemantauan faktor-faktor penyebab kenaikan harga agar langkah antisipatif dapat segera dilakukan.

Terkait pengelolaan sumber daya manusia, Muhidin menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap jabatan strategis di lingkungan Pemprov Kalsel diisi oleh aparatur yang kompeten dan sesuai bidang keahlian.

“Saya ingin memastikan jabatan-jabatan di SKPD ditempati oleh orang-orang yang memiliki kompetensi terbaik sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu, mengenai penyusunan anggaran tahun 2027, Muhidin mengungkapkan adanya penyesuaian akibat dampak kondisi geopolitik yang memengaruhi alokasi anggaran. Karena itu, seluruh SKPD diminta lebih selektif dalam menentukan program prioritas.

“Kita harus memilih kegiatan yang benar-benar prioritas dan berdampak langsung kepada masyarakat agar penggunaan anggaran lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, mendorong seluruh SKPD untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja guna memperoleh apresiasi pemerintah pusat, termasuk insentif fiskal bagi daerah berprestasi.

Menurutnya, keterbatasan anggaran pada tahun 2027 harus disikapi dengan perencanaan yang matang serta fokus pada program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator dari SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Lebih baru Lebih lama