SOEARAKALSEL.COM, BANJARBARU– Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) di Kalimantan Selatan hingga akhir Mei 2026 telah mencapai Rp6,68 triliun. Capaian tersebut menunjukkan dukungan fiskal pemerintah pusat kepada daerah tetap terjaga guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Selatan, Syukriah HG, mengatakan realisasi penyaluran TKD tersebut terdiri dari berbagai komponen, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Desa, serta sejumlah transfer lainnya.
Menurut Syukriah, penyaluran TKD yang terus berjalan menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus memastikan program pembangunan tetap terlaksana sesuai target.
“Penyaluran TKD di Kalimantan Selatan hingga saat ini menunjukkan tren yang baik. Dukungan fiskal kepada pemerintah daerah tetap terjaga untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain mencerminkan dukungan pemerintah pusat, penyaluran TKD juga berperan dalam menjaga perputaran ekonomi daerah melalui pembiayaan berbagai program prioritas, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
DJPb Kalsel juga mencatat kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kalimantan Selatan masih menunjukkan kondisi yang cukup baik dan tetap menjadi instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan terus mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran agar manfaat dari transfer yang telah disalurkan dapat segera dirasakan masyarakat.
Syukriah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran, terutama pada program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Selain penyaluran TKD, kinerja belanja negara di Kalimantan Selatan juga terus dipantau untuk memastikan APBN dapat berfungsi optimal sebagai instrumen stabilisasi ekonomi di tengah berbagai tantangan global maupun nasional.
Dengan realisasi TKD yang telah mencapai Rp6,68 triliun, pemerintah berharap pembangunan daerah dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Selatan.