SOEARAKALSEL.COM, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Noor, secara resmi meluncurkan inovasi aplikasi Senada Plus di Pendopo Bupati HSS, Rabu (01/04/2026).
Peluncuran aplikasi ini dirangkaikan dengan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) penguatan inovasi daerah melalui evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025 serta persiapan penilaian tahun 2026 oleh Bapperida HSS.
Dalam arahannya, Bupati Syafrudin Noor menegaskan bahwa inovasi daerah merupakan faktor krusial untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif di Bumi Rakat Mufakat.
“Inovasi menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang kreatif, adaptif, dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan pembangunan,” ujar Syafrudin Noor.
Bupati menjelaskan bahwa penilaian IID dan Innovative Government Award (IGA) bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan instrumen strategis untuk mengukur dampak nyata kinerja pemerintah bagi masyarakat.
“IID dan IGA adalah alat ukur sejauh mana kita mampu mengelola inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh perangkat daerah memanfaatkan bimtek ini sebagai sarana evaluasi mendalam untuk mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan dari program-program yang telah berjalan.
Ia mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi agar hasil dari bimbingan teknis tersebut dapat segera diimplementasikan secara optimal dalam tugas pelayanan sehari-hari.
“Peserta diharapkan mampu menerapkan hasil bimtek dalam tugas masing-masing untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik,” tegas Bupati HSS.
Menutup sambutannya, Syafrudin Noor mengingatkan agar setiap inovasi tidak hanya mengejar nilai administratif, tetapi harus berorientasi pada kemudahan akses layanan dan kesejahteraan masyarakat luas.
