Jadi Bank Devisa, Bank Kalsel Siap Dorong Investasi dan Perdagangan Internasional Daerah


SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN – Resminya Bank Kalsel sebagai Bank Devisa dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan melalui peningkatan investasi dan perdagangan internasional.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menegaskan bahwa layanan devisa yang kini dimiliki Bank Kalsel akan memperkuat peran bank pembangunan daerah dalam mendukung aktivitas ekonomi yang semakin terintegrasi dengan pasar global.

Menurutnya, keberadaan layanan transaksi internasional akan memudahkan pelaku usaha daerah, khususnya sektor ekspor dan impor, dalam mengakses layanan keuangan yang sebelumnya harus dilakukan melalui bank devisa nasional lainnya.

"Bank Kalsel berkomitmen menjadi motor penggerak perekonomian regional melalui dukungan terhadap peningkatan investasi, perdagangan internasional, serta penguatan daya saing pelaku usaha daerah," ujarnya.

Ia menjelaskan, pencapaian status Bank Devisa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selaku pemegang saham pengendali, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Dewan Komisaris, direksi, hingga seluruh insan Bank Kalsel.

Fachruddin berharap kehadiran layanan devisa dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi Kalimantan Selatan dan meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami berharap layanan Bank Devisa ini menjadi salah satu instrumen yang mampu membuka akses ekonomi Kalimantan Selatan ke pasar global. Sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dunia usaha, dan Bank Kalsel menjadi kunci agar ekonomi Banua semakin kuat, modern, dan kompetitif," pungkasnya.

Ke depan, Bank Kalsel akan terus memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan produk sesuai kebutuhan nasabah, serta memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan di dalam maupun luar negeri.
Lebih baru Lebih lama