SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN – DPRD Kalimantan Selatan menilai kerusakan Jalan Sungai Gardu di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, yang ambles hingga terbelah memerlukan penanganan segera agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun mengganggu aktivitas transportasi.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Achmad Maulana, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus menghimpun informasi mengenai penyebab amblesnya ruas jalan tersebut.
> "Kami baru menerima informasi ini dan berencana turun ke lapangan untuk melihat situasi di lokasi," ujarnya, Rabu (15/7).
Menurut Achmad, kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah harus menjadi perhatian serius pemerintah karena berada di kawasan yang padat aktivitas masyarakat dan menjadi akses penting bagi warga.
Ia berharap langkah penanganan yang dilakukan nantinya tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menghasilkan solusi permanen sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Komisi III DPRD Kalsel, lanjutnya, juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendorong percepatan penanganan infrastruktur tersebut.
Jalan Sungai Gardu diketahui ambles pada Selasa (14/7) malam. Kerusakan menyebabkan sebagian badan jalan terbelah sehingga kendaraan harus melintas secara bergantian.
Selain menghambat arus lalu lintas, amblesnya jalan yang berada di bantaran sungai itu juga dilaporkan berdampak terhadap sejumlah rumah dan ruko di sekitar lokasi. Retakan yang masih terbuka memunculkan kekhawatiran warga akan potensi longsor susulan apabila tidak segera ditangani.
Hingga kini, penyebab pasti amblesnya Jalan Sungai Gardu masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah teknis untuk mengamankan kawasan sekaligus memulihkan fungsi jalan sebagai akses utama masyarakat.