SOEARAKALSEL.COM, BANJARMASIN – Memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, Bank Kalsel menggelar AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi dengan mengusung tagline “Sehat Diri, Bumi Lestari”.
Program tersebut mengajak masyarakat berlari sekaligus berkontribusi terhadap penghijauan kawasan Pegunungan Meratus. Setiap jarak lari peserta nantinya dikonversikan menjadi bibit Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri).
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari AKSEL Virtual Run 2024 yang sebelumnya berhasil mendorong penanaman 7.400 bibit mangrove di kawasan pesisir Banua.
“Tahun ini kami mengalihkan fokus restorasi ekosistem darat menuju dataran tinggi, tepatnya di kawasan hutan kaki Pegunungan Meratus, Tahura Sultan Adam, Mandiangin,” kata Fachrudin.
Konsep tahun ini mengusung mekanisme kolektif. Sebanyak 1.000 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalsel ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut.
Setiap peserta ditantang menyelesaikan jarak 7,6 kilometer yang dapat ditempuh sekaligus maupun secara bertahap.
Seluruh jarak lari peserta kemudian diakumulasikan. Setiap 10 kilometer jarak lari dikonversikan menjadi satu bibit Pohon Ulin.
Dengan target akumulasi 7.600 kilometer, Bank Kalsel menargetkan sebanyak 760 bibit Ulin dapat ditanam di kawasan Tahura Sultan Adam. Jumlah tersebut sekaligus merepresentasikan usia ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kick-off lari bersama pada 14 Agustus 2026. Kegiatan diikuti 100 peserta yang terdiri dari internal Bank Kalsel dan perwakilan komunitas lari lokal.
Sementara periode virtual run berlangsung hingga 12 September 2026. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.
Pendaftaran dikenakan biaya simbolis Rp76. Peserta juga dapat memantau perkembangan akumulasi jarak lari dan jumlah bibit yang berhasil dikonversi melalui dashboard secara real time.
Fachrudin mengatakan penanaman 760 bibit Ulin akan menjadi puncak kegiatan setelah seluruh rangkaian virtual run berakhir.
“Aksi penanaman pohon ini sengaja kami posisikan di akhir periode sebagai grand finale. Dengan demikian, 760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel,” pungkasnya.