SOEARAKALSEL.COM, KANDANGAN - Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, membuka Pelatihan Pengembangan Ekonomi Masyarakat bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) di Pendopo Bupati HSS, Kamis (03/09/2026).
Program yang diinisiasi oleh Pokja II TP PKK HSS bekerja
sama dengan Dinas Sosial Kabupaten HSS ini dirancang untuk menggembleng
keterampilan serta memacu ketahanan ekonomi keluarga prasejahtera.
Sebanyak 100 perempuan usia produktif di bawah 50 tahun dari
kelompok desil 1 hingga 5 dijadwalkan mengikuti pelatihan intensif selama tiga
hari ke depan.
Para peserta dibekali berbagai pengetahuan praktis dan
materi kewirausahaan sebagai modal awal dalam merintis serta mengembangkan
usaha ekonomi produktif.
Saat membuka acara, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menyoroti
besarnya potensi kaum perempuan sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat
keluarga maupun lingkungan sekitar.
Ia menegaskan bahwa pola pemberdayaan perempuan tidak boleh
berhenti pada pemberian bantuan karitatif semata, melainkan wajib ditopang
pelatihan keterampilan dan pendampingan bisnis yang berkelanjutan.
"Lewat pelatihan ini, kami ingin para peserta tidak
cuma menyerap ilmu baru, tapi juga tumbuh rasa percaya dirinya untuk memulai
usaha mandiri demi menopang ekonomi keluarga," kata Hj. Mustaidah.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS,
Nordiansyah, menguraikan bahwa sinergi intervensi ini ditujukan untuk memutus
rantai kerawanan sosial ekonomi di daerah.
"Tujuan utama kami adalah membangun kemandirian
finansial peserta agar pendapatan keluarga mereka meningkat dan kehidupan
sosialnya makin sejahtera," ujar Nordiansyah.
Melalui pembekalan terpadu ini, Pemkab HSS optimistis para
peserta PRSE mampu mentransformasi diri menjadi wirausahawan lokal yang tangguh
dan berdaya saing.
