SOEARAKALSEL.COM, PARINGIN – Kondisi ruas Jalan Nasional A Yani yang melintasi Kabupaten Balangan kembali menjadi sorotan menjelang arus mudik Lebaran. Kerusakan jalan yang tersebar di sejumlah titik dinilai membahayakan pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan.
Kerusakan terpantau mulai dari wilayah perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kecamatan Batumandi, kawasan Paringin Selatan, hingga mendekati perbatasan Kabupaten Tabalong. Aspal jalan terlihat pecah, bergelombang, hingga berlubang akibat tambal sulam yang terus berulang.
Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat, Komisi III DPRD Kabupaten Balangan mendatangi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan untuk mendesak adanya penanganan serius dan permanen terhadap kerusakan jalan tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Anshari, mengatakan pihaknya meminta agar perbaikan tidak hanya dilakukan secara sementara.
“Keluhan masyarakat terkait jalan berlubang kami sampaikan langsung ke BPJN Kalsel agar segera ditangani. Salah satu titik paling krusial berada di wilayah Rica, Paringin, karena sering terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan rusak,” ujarnya.
Menurutnya, kerusakan jalan yang terus berulang juga dipengaruhi buruknya sistem drainase di sejumlah titik. Saat hujan turun, genangan air mempercepat kerusakan badan jalan sehingga tambalan cepat rusak kembali.
Selain itu, DPRD Balangan juga melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kalimantan Selatan serta Dinas PUPRP Balangan agar penanganan jalan nasional tersebut dapat diprioritaskan menjelang meningkatnya volume kendaraan saat musim mudik Lebaran.
Sebelumnya, sejumlah titik di Jalan A Yani Balangan memang sempat mendapat perbaikan tambal sulam menjelang mudik Lebaran tahun lalu. Namun, kerusakan kembali muncul akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Tags
Balangan