Nur Fariani: Politik Perempuan Bukan Sekadar Kuota, Tapi Kualitas Kebijakan

SOEARAKALSEL.COM, PARINGIN – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Nur Fariani, memberikan pernyataan tegas mengenai arah baru keterlibatan perempuan di ranah politik. Dalam kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas perempuan, ia juga menekankan bahwa keberadaan perempuan di kursi kekuasaan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Kamis (26/3/2026).

Nur Fariani menyoroti bahwa tanpa kompetensi yang memadai, keterwakilan perempuan hanya akan menjadi angka administratif. Ia ingin memastikan perempuan Balangan memiliki kemampuan teknis yang kuat dalam dunia politik.

"Keterlibatan perempuan dalam dunia politik bukan sekadar memenuhi kuota, melainkan tentang kualitas dan kontribusi nyata dalam pengambilan kebijakan. Peningkatan kapasitas ini sangat krusial agar kaum perempuan memiliki posisi tawar yang kuat," ujar Nur Fariani.

"Keterlibatan perempuan dalam dunia politik bukan sekedar memenuhi kuota, melainkan tentang kualitas dan kontribusi nyata dalam pengambilan kebijakan. Peningkatan kapasitas ini sangat krusial agar kaum perempuan memiliki posisi tawar yang lebih kuat," ucapnya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perspektif perempuan sangat diperlukan untuk menciptakan regulasi yang lebih adil dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat (inklusif).

"Dengan kapasitas yang mumpuni, perempuan akan mampu melahirkan kebijakan yang lebih inklusif bagi masyarakat. Kita tidak ingin perempuan hadir hanya jadi pelengkap, tetapi juga harus mampu berkontribusi secara nyata dalam proses pembangunan daerah," tegasnya.

Nur Fariani berharap melalui berbagai pelatihan kepemimpinan, perempuan di Balangan tidak lagi ragu untuk menyampaikan gagasan besar dan menempati posisi strategis di pemerintahan maupun organisasi. 
Lebih baru Lebih lama